Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan kegiatan survei lapangan dalam rangka penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada lokasi pekerjaan Daerah Irigasi (DI) Cempedak dan DI Gondosuli. Kegiatan ini merupakan tahapan awal yang sangat penting dalam proses perencanaan teknis rehabilitasi jaringan irigasi guna memastikan desain yang disusun benar-benar sesuai dengan kondisi eksisting di lapangan.
Survei ini dilaksanakan pada tanggal 26 Februari 2026 dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang SDA, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng, bersama staf teknis Bidang SDA serta Mantri UPT PJI Wilayah Kemiri. Tim melakukan peninjauan menyeluruh terhadap bangunan utama, saluran pembawa, bangunan bagi, bangunan sadap, serta kondisi talud dan pasangan saluran yang mengalami kerusakan. Selain itu, dilakukan pula pengukuran dimensi saluran, identifikasi titik longsoran, sedimentasi, kebocoran, dan hambatan aliran yang berpotensi mengurangi optimalisasi distribusi air.
Lokasi DI Cempedak dan DI Gondosuli yang berada di wilayah pegunungan memberikan tantangan tersendiri bagi tim survei. Medan yang terjal, akses jalan yang terbatas, serta kondisi geografis berbukit menuntut kesiapan fisik dan teknis dalam pelaksanaan kegiatan. Meskipun demikian, semangat tim tetap terjaga walaupun kegiatan dilaksanakan di bulan suci Ramadan. Kondisi tersebut tidak menjadi penghalang bagi jajaran Bidang SDA untuk tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam memastikan kualitas perencanaan infrastruktur irigasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ir. Dwi Rahmanto menyampaikan bahwa survei lapangan merupakan kunci utama dalam menghasilkan dokumen DED yang akurat dan aplikatif. “Perencanaan yang baik tidak bisa hanya berdasarkan data administratif atau laporan semata. Kami harus melihat langsung kondisi di lapangan agar solusi yang dirancang benar-benar menjawab permasalahan yang ada,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa hasil survei ini akan menjadi dasar dalam menentukan skala prioritas penanganan, metode rehabilitasi yang akan digunakan, serta estimasi kebutuhan anggaran. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan pekerjaan rehabilitasi nantinya dapat berjalan efektif, efisien, dan memberikan dampak nyata bagi para petani sebagai penerima manfaat utama jaringan irigasi.
Mantri UPT PJI Wilayah Kemiri turut memberikan informasi terkait kondisi operasional jaringan serta kendala yang selama ini dihadapi dalam pendistribusian air. Sinergi antara Bidang SDA dan UPT PJI menjadi bagian penting dalam memastikan pengelolaan irigasi dilakukan secara terintegrasi, mulai dari tahap perencanaan hingga operasi dan pemeliharaan.
Melalui kegiatan survei DED ini, Bidang SDA menegaskan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui peningkatan kualitas infrastruktur sumber daya air. Diharapkan, dengan adanya rehabilitasi jaringan irigasi DI Cempedak dan DI Gondosuli ke depan, pelayanan air irigasi dapat lebih optimal, risiko kerusakan dapat diminimalisir, serta produktivitas lahan pertanian masyarakat di wilayah tersebut semakin meningkat.