DPUPR Gelar Evaluasi Tanam MT I dan Rencana MT II Tahun 2026 di UPT PJI Kutoarjo

Purworejo – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan Rapat Evaluasi Tanam Musim Tanam (MT) I Tahun 2025/2026 serta Rencana Tanam MT II Tahun 2026 yang diselenggarakan di UPT PJI Wilayah Kutoarjo, pada Selasa, 10 Maret 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur pemerintah, pengelola irigasi, serta perwakilan petani guna mengevaluasi pelaksanaan tanam sebelumnya sekaligus menyusun strategi tanam pada musim berikutnya.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Judy Herdijanto selaku perwakilan UPT PJI Wilayah Kutoarjo. Dalam sambutannya disampaikan bahwa rapat evaluasi ini merupakan forum penting untuk menyampaikan kondisi jaringan irigasi serta ketersediaan air selama pelaksanaan Musim Tanam I. Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara petugas pengairan, pemerintah daerah, dan kelompok tani agar pengelolaan air irigasi dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Selanjutnya sambutan disampaikan oleh Camat Butuh, Teguh Triyasmanto, S.E. yang menekankan bahwa sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat di wilayahnya. Oleh karena itu, keberlangsungan distribusi air irigasi yang baik menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas lahan pertanian. Ia juga berharap melalui rapat ini dapat dirumuskan pola tanam yang tepat sehingga petani dapat memanfaatkan musim tanam berikutnya secara optimal.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Purworejo, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng. dalam arahannya menyampaikan bahwa evaluasi musim tanam perlu dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi kondisi jaringan irigasi, distribusi air, hingga tingkat keberhasilan produksi pertanian. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, petugas pengairan, dan petani sangat diperlukan agar pengelolaan irigasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Beliau juga menegaskan bahwa Bidang SDA terus berupaya melakukan pemeliharaan serta peningkatan jaringan irigasi guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Purworejo. Dengan perencanaan yang matang, diharapkan pelaksanaan Musim Tanam II Tahun 2026 dapat berjalan lancar dengan dukungan ketersediaan air yang cukup.

Memasuki sesi diskusi, kegiatan dipandu oleh Baryono selaku Mantri Pengairan    Grabag I. Dalam sesi ini para peserta rapat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai masukan, kendala di lapangan, serta usulan terkait pengaturan pembagian air dan pola tanam yang akan diterapkan pada MT II Tahun 2026. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai tanggapan dari peserta rapat yang terdiri dari perwakilan petugas pengairan, pemerintah kecamatan, serta unsur terkait lainnya.

Melalui rapat evaluasi ini diharapkan dapat diperoleh gambaran yang jelas mengenai pelaksanaan Musim Tanam I Tahun 2025/2026 sekaligus menghasilkan kesepakatan bersama terkait rencana tanam pada Musim Tanam II Tahun 2026 yaitu:

  1. Evaluasi Masa Tanam Untuk MT. I Tahun 2025/2026 adalah 100%.
  2. Awal MT II Tahun 2026 Daerah Irigasi kewenangan Kabupaten di wilayah UPT PJI Kutoarjo akan dimulai pada 16 Maret 2026.
  3. Rencana IP untuk MT II tahun 2026 sebesar 100%. 
  4. Awal MT III Tahun 2026 Daerah Irigasi kewenangan Kabupaten di wilayah UPT PJI Kutoarjo akan dimulai pada 16 Juli 2026.
  5. Rencana IP untuk MT III tahun 2026 sebesar 40%.
  6. Ketersediaan sarana dan produksi pertanian untuk Masa Tanam II dan III Tahun 2026 tersedia.
  7. Disarankan untuk menanam padi umur pendek.
  8. Kesepakatan ini akan dijadikan sebagai acuan untuk memulai awal MT II dan MT III tahun 2026.