Purworejo, 8 Juli 2026 – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan kegiatan Final Hand Over (FHO) atau Serah Terima Akhir terhadap empat paket pekerjaan konstruksi Bidang Sumber Daya Air Tahun Anggaran 2025 pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi tahapan akhir dalam rangkaian pelaksanaan pekerjaan konstruksi setelah berakhirnya masa pemeliharaan, sekaligus sebagai bentuk evaluasi akhir untuk memastikan seluruh pekerjaan telah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis, gambar perencanaan, dan ketentuan kontrak yang berlaku.
Kegiatan FHO dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Kabupaten Purworejo, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng, didampingi oleh staf teknis Bidang Sumber Daya Air, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), konsultan pengawas, serta perwakilan dari masing-masing penyedia jasa pelaksana konstruksi. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh di setiap lokasi pekerjaan guna memastikan kualitas hasil pembangunan, fungsi bangunan, serta kesiapan infrastruktur untuk dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Adapun empat paket pekerjaan yang dilaksanakan Final Hand Over (FHO) meliputi Rehabilitasi Bendung Tlogobulu yang dikerjakan oleh CV. Anggun Jaya Mandiri, Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Tridadi yang dikerjakan oleh CV. AS Samudera Nimpuna, Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Separe yang dikerjakan oleh CV. Selo Jati, dan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Tepansari yang dikerjakan oleh CV. Banjar Sari.
Pelaksanaan FHO diawali dengan peninjauan lapangan pada masing-masing lokasi pekerjaan. Tim melakukan pemeriksaan secara detail terhadap kondisi fisik bangunan, kualitas konstruksi, dimensi bangunan, kelengkapan item pekerjaan, fungsi saluran irigasi, hingga kondisi bangunan penunjang lainnya. Selain pemeriksaan fisik, tim juga melakukan pencocokan antara hasil pekerjaan di lapangan dengan dokumen kontrak, gambar kerja, berita acara sebelumnya, serta rekomendasi hasil pemeriksaan pada saat Provisional Hand Over (PHO).
Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Sumber Daya Air, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng, menyampaikan melalui tahapan ini, pemerintah memastikan bahwa seluruh pekerjaan yang telah selesai dibangun benar-benar memenuhi standar kualitas yang dipersyaratkan dan siap memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Beliau menjelaskan bahwa selama masa pemeliharaan, penyedia jasa memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki apabila ditemukan kerusakan atau kekurangan pada hasil pekerjaan. Oleh karena itu, pelaksanaan FHO menjadi momentum untuk memastikan seluruh kewajiban penyedia jasa telah dipenuhi sebelum pekerjaan diserahterimakan secara final kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Selama kegiatan berlangsung, tim teknis Bidang Sumber Daya Air melakukan identifikasi terhadap setiap komponen bangunan, mulai dari kondisi pasangan batu, struktur beton, lantai saluran, talud, bangunan pelengkap, hingga kelancaran aliran air pada jaringan irigasi. Pemeriksaan dilakukan secara cermat agar infrastruktur yang telah dibangun mampu berfungsi secara optimal dalam mendukung pelayanan irigasi kepada masyarakat, khususnya para petani.
Selain menjaga keberlanjutan fungsi jaringan irigasi, pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Purworejo dalam mendukung ketahanan pangan daerah. Infrastruktur irigasi yang andal akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian, memperluas layanan irigasi, serta meningkatkan kesejahteraan petani.
Melalui pelaksanaan Final Hand Over, DPUPR Kabupaten Purworejo memastikan bahwa setiap pekerjaan konstruksi yang telah dilaksanakan menggunakan anggaran pemerintah dapat dipertanggungjawabkan baik dari sisi administrasi maupun kualitas teknis. Tahapan ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menerapkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan pengawasan dalam setiap pelaksanaan pembangunan infrastruktur.
DPUPR Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air akan terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembangunan infrastruktur sumber daya air melalui pengawasan yang berkesinambungan, mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan konstruksi, masa pemeliharaan, hingga serah terima akhir pekerjaan. Dengan demikian, setiap pembangunan yang dilaksanakan diharapkan mampu memberikan manfaat yang optimal, berumur layanan panjang, serta mendukung terwujudnya sistem irigasi yang andal demi peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo.