DPUPR Kabupaten Purworejo Laksanakan Monitoring Pembangunan Sumur Bor JIAT Program BBWS Serayu Opak di Desa Candi

Purworejo – Dalam rangka mendukung optimalisasi pengelolaan sumber daya air serta peningkatan ketahanan pangan daerah, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) melaksanakan kegiatan monitoring pembangunan Sumur Bor Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak yang dilaksanakan di Desa Candi, Kecamatan Ngombol, Kabupaten Purworejo pada 20 Januari 2026.

Kegiatan monitoring dilaksanakan sebagai bentuk pengawasan dan koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat guna memastikan bahwa pelaksanaan pembangunan infrastruktur sumber daya air berjalan sesuai dengan perencanaan, spesifikasi teknis, serta ketentuan yang berlaku. Monitoring ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng, didampingi oleh staf teknis Bidang SDA.

Pembangunan Sumur Bor JIAT ini bertujuan untuk menyediakan alternatif sumber air irigasi melalui pemanfaatan air tanah, khususnya pada wilayah pertanian yang memiliki keterbatasan sumber air permukaan. Keberadaan Sumur JIAT diharapkan mampu meningkatkan keandalan suplai air irigasi, terutama pada musim kemarau, sehingga dapat menjaga keberlanjutan usaha pertanian dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian di wilayah Desa Candi dan sekitarnya.

Pekerjaan pembangunan Sumur Bor JIAT ini dilaksanakan oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang bertindak sebagai kontraktor pelaksana konstruksi. Sebagai perusahaan BUMN yang berpengalaman di bidang konstruksi infrastruktur, PT WIKA melaksanakan pekerjaan dengan mengedepankan prinsip profesionalisme, kualitas, dan ketepatan waktu sesuai dengan kontrak yang ditetapkan oleh BBWS Serayu Opak.

Pada kesempatan tersebut, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng menyampaikan bahwa keberadaan Sumur Bor JIAT sangat penting dalam mendukung sistem irigasi pertanian, khususnya pada daerah yang rawan kekurangan air. Ia menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari komitmen Dinas PUPR Kabupaten Purworejo untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur sumber daya air memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat.“Melalui monitoring ini, kami memastikan bahwa pembangunan Sumur Bor JIAT dilaksanakan sesuai standar teknis, tepat mutu, tepat waktu, dan tepat sasaran. Harapannya, setelah selesai dibangun, sarana ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para petani untuk mendukung kegiatan pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, kegiatan monitoring ini juga menjadi sarana koordinasi antara Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, BBWS Serayu Opak, serta pihak kontraktor dalam mengidentifikasi kendala atau permasalahan yang mungkin timbul di lapangan, sehingga dapat segera dicarikan solusi secara tepat dan cepat.