Purworejo – Dalam rangka memastikan kelancaran musim tanam serta optimalisasi pengelolaan sumber daya air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air melaksanakan monitoring persiapan pelaksanaan Musim Tanam (MT) II sekaligus evaluasi MT I pada Daerah Irigasi Waduk Wadaslintang, Senin (23/2/2026).
Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh Kepala Bidang SDA DPUPR Kabupaten Purworejo, Ir. Dwi Rahmanto, S.Pd.T., M.Eng., bersama jajaran teknis bidang SDA. Monitoring dilakukan di wilayah layanan Waduk Wadaslintang yang menjadi salah satu sumber utama penyediaan air irigasi bagi lahan pertanian di Kabupaten Purworejo. Dalam kegiatan ini, dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MT I, meliputi ketersediaan debit air, pola tanam, kondisi jaringan irigasi, serta tingkat serapan air di areal persawahan. Selain itu, tim juga melakukan identifikasi potensi kendala yang mungkin dihadapi pada pelaksanaan MT II, termasuk kesiapan pintu air, saluran pembawa, serta koordinasi dengan petugas operasi dan pemeliharaan (O&P).
Ir. Dwi Rahmanto menyampaikan bahwa evaluasi dan monitoring rutin sangat penting untuk menjaga stabilitas distribusi air serta memastikan kebutuhan petani dapat terpenuhi secara merata dan adil. “Pengelolaan irigasi harus dilakukan secara terencana, terpadu, dan berbasis data lapangan. Dengan monitoring ini, kita dapat melakukan langkah antisipatif agar pelaksanaan MT II berjalan lebih optimal,” ujarnya.
Selain aspek teknis, kegiatan ini juga menekankan pentingnya partisipasi aktif para petani dan Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dalam menjaga jaringan irigasi. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan jaringan irigasi yang optimal, partisipatif, dan berkelanjutan.
Melalui monitoring ini, diharapkan kesiapan pelaksanaan MT II di Daerah Irigasi Waduk Wadaslintang dapat berjalan lancar serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kabupaten Purworejo. DPUPR Kabupaten Purworejo berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala demi tercapainya tata kelola sumber daya air yang efektif dan berdaya guna bagi kesejahteraan masyarakat.