Bener, 12 Januari 2026 – Tenaga Operasi dan Pemeliharaan (OP) melakukan pembersihan longsoran rumpun bambu di saluran irigasi D.I Guntur HM 36+00 sebagai langkah darurat untuk menjaga kelancaran debit air dan mencegah kerusakan tanggul yang lebih parah.
Pembersihan dilakukan oleh petugas OP, termasuk Juru Pengairan dan Petugas Pintu Air (PPA), dengan metode manual dan mekanis. Rumpun bambu yang longsor dipotong menjadi bagian kecil menggunakan gergaji mesin dan parang agar mudah diangkat dari badan saluran. Selain batang, akar bambu yang ikut terbawa longsor juga dibersihkan karena berpotensi menyumbat aliran air secara total.
Material sedimen berupa tanah yang terbawa longsoran turut dikeruk guna mengembalikan kapasitas saluran irigasi ke kondisi normal. Sebagai langkah pengamanan, bagian tanggul yang terdampak longsor diperkuat sementara menggunakan trucuk bambu dan karung pasir untuk mencegah terjadinya longsor susulan.
Untuk menjaga fungsi jaringan irigasi ke depan, petugas OP juga menekankan pentingnya langkah preventif, antara lain mengimbau masyarakat agar tidak menanam bambu terlalu dekat dengan sempadan saluran. Selain itu, normalisasi dan pembersihan vegetasi liar secara rutin akan terus dilakukan guna meminimalkan risiko gangguan aliran air, terutama saat musim hujan.