Pembinaan dan Pemberdayaan Kelembagaan Kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) “Sido Makmur”

Purworejo, 23 Februari 2023. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo melalui Bidang Sumber Daya Air melakukan Kegiatan Pembinaan dan Pemberdayaan Kelembagaan Pengelolaan Sumber Daya Air kepada Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) “Sido Makmur” Kelurahan Cangkreplor Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo yang bertempat di Aula Kelurahan Cangkreplor.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas PUPR yang diwakili oleh Bpk. Moklas Rosikin, S.ST., MAP., selaku subkoordinator Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi, perwakilan Camat Kecamatan Purworejo, Lurah Cangkreplor, perwakilan UPT PJI Wilayah Purworejo, PPL Kecamatan Purworejo dan pengurus inti P3A “Sido Makmur”. Seperti diketahui Perkumpulan Petani Pemakai Air atau P3A adalah sebagai wadah bertemunya petani untuk saling bertukar pikiran, curah pendapat serta membuat keputusan-keputusan guna memecahkan permasalahan yang dihadapi petani, baik yang dapat dipecahkan sendiri oleh petani maupun yang memerlukan bantuan dari luar. 

P3A “Sido Makmur” sendiri sudah memiliki susunan pengurus aktif yang telah disahkan melalui SK Lurah Cangkreplor dengan masa bakti dari tahun 2022 sampai dengan tahun 2027. Selaku ketua P3A “Sido Makmur” Bpk. Senen Hadi menjelaskan banyak tantangan dan permasalahan dari  petani dalam mengelola sawah diantaranya pembagian air, penyakit tanaman padi, keterbatasan pupuk dan permasalahan lainnya. Tetapi semua bisa diselesaikan secara baik bila memanfaatkan wadah P3A sebagai sarana musyawarah untuk mengatasi permasalahan tersebut. P3A “Sido Makmur” memanfaatkan sumber air dari Daerah Irigasi Kalisemo yang terbagi kedalam beberapa blok. P3A juga diharapkan dapat menjadi suatu unit usaha mandiri yang mampu menyediakan sarana produksi pertanian (saprotan) dan lainnya maupun dalam upaya pemasarannya demi meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Diakhir acara dari Dinas PUPR menyerahkan beberapa buku administrasi seperti buku tamu, buku notulensi rapat dan buku laporan keuangan. Diharapkan dengan adanya buku tersebut setiap laporan kegiatan secara administrasi akan tertata dengan baik.