Memasuki musim penghujan tahun ini dalam pelayanan irigasi Mantri Pengairan melakukan inspeksi rutin yang dilakukan selama 15 hari sekali dengan tujuan untuk mengetahui kondisi saluran apabila ada yang longsor atau bocor. Dengan cara itu bila ada kebocoran saluran akan langsung dilakukan penanganan darurat. Salah satu penanganan darurat dilakukan pada hari Jum’at tanggal 1 Desember 2023 karena terjadi curah hujan yang tinggi saat itu terpantau di pos stasiun curah hujan di Kedung Loteng Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo dengan takaran intensitas hujan 50 mm. Saat itu di Daerah Irigasi Kaliduren Hm. 32+00 terjadi tanggul ambles dan untuk penanganan pertama Mantri Pengairan Bener 1 langsung melakukan koordinasi dengan Kepala UPT PJI Wilayah Loano dan Kepala Desa Kaliurip untuk melakukan penanganan darurat yang dilakukan secara kerja bakti antara tenaga operasi dan Pemelihara Jaringan Irigasi dengan warga sekitar dan P3A maupun GP3A.
Untuk penanganan darurat tersebut UPT Pemeliharaan Jalan dan Irigasi Wilayah Loano memfasilitasi hal tersebut dengan memberikan karung bagor plastik untuk diisi tanah untuk menutup tanggul saluran yang bocor. Diharapkan dengan kerjabakti antara UPT PJI dan Warga Masyarakat, saluran akan tertangani dan aliran air tetap aman untuk pengolahan lahan pertanian di Musim Tanam 1.