Purworejo – Rapat koordinasi (rakor) program jamban sehat Tahun Anggaran 2027 digelar pada Kamis, 19 Februari 2026, bertempat di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo. Kegiatan ini dihadiri oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sanitasi, tim teknis, serta perwakilan dari 19 desa dan kelurahan yang mengusulkan bantuan sosial (bansos) jamban sehat.
Rakor dilaksanakan sebagai langkah awal koordinasi dan sinkronisasi pelaksanaan program pembangunan jamban sehat yang direncanakan terealisasi pada tahun 2027 mendatang. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pengentasan kemiskinan sekaligus meningkatkan akses sanitasi aman bagi masyarakat di Kabupaten Purworejo.
Dalam pertemuan tersebut, seluruh desa dan kelurahan pengusul menyatakan kesiapan untuk menerima bantuan serta berkomitmen mendukung pelaksanaan pembangunan jamban sehat di wilayah masing-masing. Dukungan tersebut mencakup kesiapan administrasi, pendataan calon penerima manfaat, hingga komitmen menjaga keberlanjutan sarana yang akan dibangun.
Program jamban sehat diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan masyarakat, mengurangi risiko penyakit berbasis lingkungan, serta mendorong terciptanya perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, peningkatan akses sanitasi layak juga menjadi salah satu indikator penting dalam pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Melalui koordinasi yang matang sejak tahap perencanaan, Pemerintah Kabupaten Purworejo optimistis pelaksanaan pembangunan jamban sehat Tahun Anggaran 2027 dapat berjalan lancar dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.