Rapat Pembahasan dan Sinkronisasi Data Penggunaan Kawasan Hutan untuk Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan KDMP

Pemerintah Kabupaten Purworejo menggelar Rapat Pembahasan dan Sinkronisasi Data Penggunaan Kawasan Hutan untuk Pembangunan Fisik Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan KDKMP pada hari Senin, 30 Maret 2026 di Ruang Rapat Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo. Rapat pembahasan dan sinkronisasi data ini dibuka oleh Kepala Bagian Ekonomi dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo dan dihadiri oleh perwakilan Dandim 0708 Purworejo, Biro Perekonomian Setda Prov. Jawa Tengah, CDK Wilayah VIII DLHK Prov. Jawa Tengah, Departemen Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Perum Perhutani Divre Jawa Tengah, DPUPR, KPH Kedu Selatan serta desa-desa terkait di 6 Kecamatan. Rapat pembahasan dan sinkronisasi data dilaksanakan dalam rangka sinkronisasi lokasi KDKMP yang akan mempergunakan kawasan hutan di Kabupaten Purworejo. Agenda ini sebagai wujud kolaborasi antar sektoral terkait dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa penggunaan kawasan hutan untuk KDMP dengan luasan yang diizinkan sekitar 1.000 meter persegi dengan pertimbangan ekosistem dan ekologi kawasan hutan, batas kawasan hutan, topografi dan pertimbangan lain yang terkait. Pada rapat pembahasan dan sinkronisasi data ini disepakati terkait delineasi lokasi KDMP di 22 Desa, yaitu Desa Jati, Desa Ngasinan, Desa Guntur, Desa Limbangan, Desa Nglaris, Desa Kambangan, Desa Kemranggen, Desa Puspo, Desa Tlogosono, Desa Kalitengkek, Desa Kemiri, Desa Prumben, Desa Ngadirejo, Desa Donorejo, Desa Tlogoguwo, Desa Kedungpomahankulon, Desa Gunungteges, Desa Kaliurip, Desa Purbayan, Desa Wonosuko, Desa Wonosido, dan Desa Pamriyan. Adapun Desa Benowo dari hasil pembahasan yang telah dilakukan, diperoleh informasi bahwa lokasi yang diusulkan berada di Desa Sedayu dan untuk seluruh kawasan hutan yang berlokasi di Desa Benowo telah terbit izin pemanfaatan untuk Badan Otorita Borobudur (BOB). Oleh karenanya, Desa Benowo diarahkan untuk mencari lokasi KDMP kembali.