UPT PJI Wilayah Kutoarjo Mengambil Asbuton untuk Penanganan Darurat Jalan

Kutoarjo — Dalam upaya menjaga kondisi infrastruktur jalan agar tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat, personel UPT PJI Wilayah Kutoarjo melaksanakan pengambilan material Asbuton sebanyak 50 zak pada Senin, 19 Mei 2026. Material tersebut akan digunakan untuk kegiatan penanganan darurat jalan di sejumlah ruas yang menjadi kewenangan UPT PJI Wilayah Kutoarjo.

Adapun ruas jalan yang akan menjadi lokasi penanganan meliputi ruas Jono–Wareng, Jalan Diponegoro, Sidomulyo–Wawar, serta Bayan–Dungus. Penanganan darurat dilakukan sebagai langkah cepat untuk mengatasi kerusakan jalan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

Pengambilan material Asbuton dilakukan oleh personel UPT PJI Wilayah Kutoarjo dengan koordinasi yang baik agar kebutuhan material untuk pekerjaan lapangan dapat segera terpenuhi. Material tersebut selanjutnya akan didistribusikan ke titik-titik penanganan sesuai tingkat kebutuhan dan kondisi kerusakan di masing-masing ruas jalan.

Kegiatan penanganan darurat ini menjadi bagian dari komitmen UPT PJI Wilayah Kutoarjo dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga akses transportasi tetap lancar. Kerusakan jalan yang segera ditangani diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serta meningkatkan kenyamanan pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ruas jalan Jono–Wareng, Jalan Diponegoro, Sidomulyo–Wawar, dan Bayan–Dungus merupakan jalur yang cukup aktif dilalui masyarakat untuk berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas harian warga. Oleh karena itu, kondisi jalan yang baik menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Dengan tersedianya material Asbuton sebanyak 50 zak, proses penanganan darurat diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. UPT PJI Wilayah Kutoarjo juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan di wilayah kewenangannya guna memastikan penanganan dapat dilakukan secara tepat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan infrastruktur jalan kepada masyarakat dapat terus meningkat sehingga akses transportasi tetap terjaga, aman, dan mendukung pertumbuhan aktivitas wilayah di Kabupaten Purworejo dan sekitarnya.